Thursday, April 7, 2011

Monolog Untuk Wanita Teristimewa

Risau...
Bimbang...
Masalah apakah yang difikirkan...
Cukup risaukah...
Tersembunyi dalam senyuman menawan...
Tiada lagi esak tangis...

Masalah...
Perlukah difikirkan...
Perlukah dibebankan...
Pasti dia wanita yang melahirkan...
Pasti dia lebih tahu...

Ada apa untuk dibimbangi...
Untuk apa terbebankan...
Sehingga masalah...
Sehingga kerisauan...
Menjadi istilah yang kehilangan makna....

Cukup kuatkah aku....
Cukup akalkah aku...
Cukup kebaikankah aku ini....
Untuk menyuluh jalan dia...
Wanita yang teristimewa...
Yang pastinya..
Ku harap dia lebih tahu....

Karna...
Aku tidak punya daya lagi...
Zahirnya.....
Seperti ombak badai...
Namun terhempas ke batu..
Pecah jua.....

Tiada apa yang lebih buruk akan terjadi...
Kerana telah mengharungi saat getir itu...
Untuk apalah kebimbangan terhadap masalah ini....
Jika tragedi telah aku lalui...
Di akhir cerita..aku masih berdiri.....

::: pena iman nur aima~


No comments:

Post a Comment